Soalan:
Apakah hukum menyebut nama-nama Allah melalui nyanyian atau nasyid?

Jawapan:

AllahSWT mengkhabarkan nama-nama-Nya supaya manusia dapat kenal akan Tuhan yangmereka sembah. Melalui nama-nama itu Allah bukan seperti tuhan-tuhan yang laindi mana mereka semata-mata satu objek atau bayangan yang disembah, tetapi Tuhanyang dapat dikenali oleh para makhluk-Nya. 

Atas dasar inilah Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama, seratus kurang satu, sesiapa menghitungnya (menghafalnya) akan masuk syurga.: [Shahih al-Bukhari, no. 7392]. Maksud menghitung atau menghafal dalam hadis di atas bukanlah sebagaimana yang difahami secara zahir, tetapi bermaksud orang yang mengenak Allah berdasarkan 99 nama-Nya, maka dia akan memasuki syurga.

Adapun menyebut nama-nama Allah melalui nyanyian atau nasyid, saya tidak nampak bagaimana ia dapat membawa penyanyi dan pendengarnya kepada mengenali Allah. Ia sekadar irama yang menyedapkan hati, namun sejauh mana ia membawa hati kepada mengenal Allah sebagaimana Allah kehendaki menjadi satu tanda soal yang besar. Bahkan nyanyian dan nasyid membuka pintu-pintu penyalahgunaan nama-nama Allah semata-mata untuk menyedapkan irama. Maka atas dasar ini, saya menasihati para pembaca sekalian untuk menjauhi nyanyian dan nasyid yang menyebut nama-nama Allah.